Sejatine Urip Iku Mung Ngampung Dolan

Friday, June 29, 2012

Donut Cenat Cenut



Donut Cenat Cenut
Judul yang saya ambil sebenarnya tidak berarti apa-apa, hanya saja iseng dan sekarang lagi musim istilah “cenat-cenut” bawaan dari grup musik SMASH. Ini pertama kali saya menulis resep di blog, semoga tidak kacau.
Berawal dari iseng buat donut bersama teman-teman di kantor, ketika bos-bos sedang keluar kota kemudian saya posting fotonya di facebook, lah kok banyak yang minta resepnya hehe, padahal saya sendiri gak PeDe mau nulis resep, karena bukan ahlinya masak.
Okelah kawan, mari kita mulai! Untuk membuat 1 resep donut dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut :





Karya Ericka
Bahan Donat :
a.      Bahan Kering
1 kg Tepung Terigu (protein tinggi / sedang)
¼ kg Gula halus
Garam secukupnya

b.      Bahan Basah
2 butir telur diambil kuningnya saja (bisa ditambhakan jadi 4 butir, jika ingin lebih empuk)
¼ kg margarine
500 ml Air es

c.      Bahan Pengembang
1 sachet  Fermipan instant (yeast)
1 sdm ovalet
1 sdm SP

Sebenarnya saya ingin menambahkan baking theory dalam tulisan ini, hehe berhubung sedikit malas dan lupa theori-theori yang pernah saya dapat di Baking Bogasari School dulu, ya sudahlah mari kita praktek saja sambil meningat-ingat apa fungsi masing-masing bahan.

Pertama, campurkan bahan kering Tepung , gula halus, garam, aduk hingga rata, kalau perlu saring terlebih dahulu tepung terigu, karena kadang kalau kita beli tepung curah, suka ada kutu atau benda asing lainnya.

Sebaiknya pencampuran bahan-bahan adonan, dibedakan antara bahan kering dan bahan basah. Campurkan terlebih dahulu bahan kering, tapi INGAT ya.. JANGAN sekali-kali memasukkan fermipan (yeast) dalam adonan bebarengan dengan garam,  karena biang dalam fermipan akan mati jika ketemu garam
Cheese Ball Donut
Setelah itu, campurkan mentega kedalam bahan kering, aduk hingga rata, lalu tambahkan kuning telur saja, fermipan instant dan air es sedikit demi sedikit. Aduk terus adonan hingga ½ kalis. Jika terlalu lama diaduk, adonan juga akan rusak. Adonan bisa disebut kalis jika sudah tidak lengket di tangan, dan jika direnggangkan tidak putus. Oh ya, pada saat pembuatan donat ini saya tidak menggunakan SP dan Ovalet, karena tidak sempat beli.. tapi suksess kok heheh

Donut Cenat Cenut
Diamkan adonan selama kurang lebih 25 menit, tutup dengan plastik / lap bewarna gelap. Proses selanjutnya adalah pengeluaran gas dari dalam adonan setelah adonan mengembang. Proses ini berfungsi untuk menghaluskan rongga dan mencegah kulit donat “mlenthung” kalau orang jawa bilang, ketika donat digoreng.
Sambil dipijat-pijat agar adonan lebih kalis, bentuk adonan dalam potongan kecil-kecil, letakkan diatas nampan, pada proses ini pun adonan donat yang sudah dicetak masih bisa mengembang lebih besar lagi. Kemudian panaskan minyak, dan goreng donut dalam api kecil agar matang merata. Donat siap dihidangkan menemani minum teh sore hari

1 comment:

  1. Ok juga gan ... hasilnya juga gak kalah bagus kaya donat yang di jual di luar... enak pula kayanya
    Di coba ahhh

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)