Sejatine Urip Iku Mung Ngampung Dolan

Wednesday, February 6, 2013

Archana Curry House : Kelezatan Khas India di Little India Klang Selangor

Jalan Tengku Kelana
Siang itu terasa sangat terik, dan penat setelah berkeliling ke berbagai tempat area Klang Heritage Walks, rasanya perlu asupan makanan bergizi dan minuman pengganti energi. Info dari Bang Syafrie kalau kita akan makan siang di Restauran India, membuat perut semakin galau, ingin segera makaaan he he he

Hari kedua ini, 26 Januari 2013, lumayan padat. Tak ayal banyak teman-teman yang sudah bermuka kusut karena teriknya matahari. Bus membawa kami ke Jalan Tengku Kelana, tempat ini lebih dikenal Little India, seperti pada tulisan saya tentang Little India di Singapura, ini adalah tempatnya komunitas India perantauan yang berada di Klang Selangor.

Suasananya lebih mirip pusat pertokoan yang menjual aneka macam barang-barang khas India, mulai dari bunga segar, makanan, sampai aneka pakaian India. Di salah satu sudutnya ada Masjid India dan Kuil Hindu, nampak juga lalu lalang orang-orang India yang sedang berbelanja, juga beberapa turis asing yang sedang asyik menikmati suasana, sesekali mengambil gambar jalan itu.

Saya dan beberapa blogger lain juga tak kalah seru, mengambil gambar tempat tersebut, bahkan seorang nenek yang sedang merangkai bunga melati, terlihat cuek dan hanya melempar senyum tipis ketika saya ambil gambarnya, kemudian menggeleng-geleng kepala pertanda boleh mengambil gambarnya.. hihhi dalam hati saya bergumam.. senangnya seperti sedang berada di India.

Archana Curry House - South Indian Cuisine
Kami berjalan kaki untuk menemukan Restoran Archana Curry House, yang letaknya memang berada diantara toko-toko lainnya. Yeaa ketemu deh restorannya, ramai sekali pengunjung yang sedang makan, dan kami dipersilahkan masuk ke ruang bagian dalam restoran, waah ternyata ada ruang khusus restoran yang telah disediakan untuk kami.

Mata saya sempat melirik pada etalase makanan yang dipajang, hmm menelan ludah ingin segera menyantap makanan. Ini adalah pengalaman kelima saya makan di restoran India, setelah di LCCT dan Little India Singapura. Sebenarnya saya juga agak kurang suka dengan menunya yang fully curry, selain itu empat kali saya masuk ke Restoran India, bumbunya kurang pas di lidah dan ada rasa agak pahit di masakannya.

Tapi mari kita mencoba yang satu ini! Archana Curry House.. dari namanya sudah pasti masakan India yang bersantan, sebelum pelayan mulai menghidangkan makanan, saya bertanya kepada Devi, bolehkah saya pesan setengah porsi, karena kalau kawan-kawan pernah masuk ke Restoran India, wuiiiihhh porsinya gedeeee bangett.. bisa dimakan orang empat! Yakinn deh

The Piyoh Gank he he he
Devi memanggil salah satu pramusaji restoran, dan bilang kalau nasinya gak mau banyak, dengan kepala digoyang heheheh.. itu menarik sekali buat saya melihat bagaimana mereka bicara satu sama lain, sambil tangan melambai-lambai… ada satu kata yang saya ingat khas India… Aiiyooo…! Ha ha ha ha

Setiap kali berkunjung ke suatu tempat, hal yang paling penting bagi saya adalah belajar budaya dan mengenal adat istiadat di tempat tersebut, ini akan memperkaya pengetahuan kita tentunya. Bukan berarti kita mengadopsi semua budaya dalam kehidupan kita, cukup ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk.

Okey.. kami sudah duduk manis di meja masing-masing, persis anak TK yang menunggu jatah makan siang, pertama dihidangkan adalah teh manis, tapi rasanya seperti air limun segar, rasa tehnya hampir tidak ada, kemudian nampan yang berisi lauk pauk tanpa nasi diedarkan, mereka sengaja tidak memberikan nasi terlebih dahulu, karena tadi ada pesanan porsinya minta dikurangi.

South Indian Cuisine
Saya coba ikutan si Devi menambahkan beberapa kuah kari dalam nasi, tapi sengaja saya siramkan dipinggir nasinya, supaya nanti kalau gak suka tetap bisa dimakan. Lalu saya coba cuil sedikit ayam dan cocol dengan kuah kari tadi.. Emmmmm lidah saya seolah gak bisa bohong.. enaaaaak gilaaa!! Lezat! Rasanya nendang banget! Cocok dengan lidah saya yang terbiasa dengan masakan berbumbu lengkap,

Sebelum makan Devi menjelaskan nama-nama masakan itu.. tapi ingatan saya hilang.. tidak mampu mengingat nama-nama makanan yang saya lahap.. yang ada di ingatan saya cuma satu.. SUPER LEZAT! Alhamdulillaaah masih diberi sehat bisa makan enak.. ada satu penganan khas India, sejenis kerupuk kalau di Indonesia, namanya Aplam, saying belum sempat di foto udah habis duluan sama si Kus, salah satu peserta yang juga asal Surabaya. Waktu saya coba di Singapura, rasanya agak pahit, jadi saya takut-takut mau cobain, ehh ternyata rasanya enak gurih… pokoknya masakan di restoran ini top markotop!

Devi bilang, ini termasuk jenis South Indian Cuisine” jadi agak pedas dan bumbunya lebih terasa, kalau yang “North Indian Cuisine” rasanya lebih netral. Dan tadi siang saya sempat ngobrol sama si Alid, the India Lover hehe.. dia bilang malah lebih komplit, ada “East Indian Cuisine” dan “West Indian Cuisine” .. nah loooh! bagaimana rasanya yaa… jadi pengen ikut si Alid ke India bulan Mei depan.. hehe

Di sela-sela acara makan siang, kami kedatangan beberapa tamu, ya sepertinya orang-orang penting di daerah tersebut, kalau saya tidak salah ingat mereka adalah pemilik toko souvenir dan pernak-pernik India Madura, pemilik toko kain saree Ghayatiri dan satunya lagi adalah salah satu legeslatif di Klang.

Kami bersorak ketika mereka member tahu ada surprise gift .. saree dan souvenir cantik dari kedua pemilik toko tersebut! Kami bergegas menyelesaikan makan, dan segera menuju ke tempat yang dimaksud

Toko Madura menjual berbagai pernak-pernik khas India, mulai dari gelang, bross, anting-anting, kalung, hingga heena instant, saya sudah gatal mata, ingin membeli karena warna dan desainnya memang cantik, kami mendapat souvenir heena instant cantik, nanti akan saya pakai ke acara nikahan teman, warnanya cantik sekali!


Kemudian dilanjut ke toko Gayathiri, yang khusus menjual kain saree.. hmm perempuan memang paling tidak tahan dengan yang namanya belanja.. kainnya seolah melambai-lambai minta dibawa pulang ke Indonesia.. Ahaa ditengah-tengah sibuknya pegawai toko, ada atraksi bagaimana memakai kain saree..

me and Tahid with The Owner of Gayathiri Shop
Awalnya si Farah yang jadi model, saya jadi penasaran, saya inginnn sekali tahu bagaimana caranya menggunakan kain saree seperti yang saya lihat di film-film India, aihh dengan muka Pe-De (Percaya Diri) saya mengajukan diri untuk didandani ala Sri Devi heheh bintang film India ternama di jamannya.

Baliho Toko Gayathiri
Whoopss ternyata mereka menggunakan kain sepanjang 6 meter, untuk dililit ditubuhnya, dan hanya menggunakan sabuk pengikat kain untuk menjaga agar kainnya tidak lepas.. SUPERR! Tentunya dengan kain Saree kita tidak bisa berjalan se-enaknya, jalannya harus hati-hati, selain itu menjaga kesopanan perempuan, karena saree yang dipakai itu menutup hampir seluruh tubuh kecuali bagian kepala dan lengan. Saree membuat anggun pemakainya.

Ini adalah tradisi dan budaya sebenarnya orang-orang India, menjaga kesopanan, menjaga adab tingkah laku antara laki-laki dan perempuan, seperti yang diceritakan Devi, bahwa perempuan India tidak bersalaman atau cupika cupiki (cium pipi kanan cium pipi kiri) dengan lawan jenis, bahkan baju-baju yang mereka pakai tidak seperti layaknya di film-film bollywood yang lebih ke pamer body… yaa alasan klise, “tuntutan profesionalitas dan peran” dalam industry film. Seharusnya budaya asli yang mereka angkat, bukan meniru gaya orang-orang barat.


So .. selanjutnya kami diberi waktu untuk mengambil gambar The Little India of Klang Selangor, memang sama seperti di Little India yang lain, yang mereka jual dan ciri khas India lekat sekali disini. Saya melewati toko kaset  dan CD, saya minta ijin untuk masuk dan mengambil gambar, maunya juga beli oleh-oleh buat si Alid.. hahaha tapi saya tidak tahu kenapa kok penyanyinya tidak ada muka-muka Shahrukh Khan, Amir Khan dan si Hrithik Roshan .. akhirnya tidak jadi beli



Ini kesan saya di Little India Klang Selangor! Benar-benar mengasyikkan untuk di kunjungi!
Nantri!

#Day 2 My Selangor Story baca juga ini yaa ...terima kasih


8 comments:

  1. hahah macam macam ada di little india kan? teringat balik makanan masa lunch..hahah sedap sehingga menjilat jari!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha betol betol betoool.. no comment lah.. just ENAK GILAA!

      Delete
  2. Sumpah baca tulisan ini pengen banting monitor, duh ntar ya gue iming-imingi asli yang india haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. nulis ini sambil nelen ludah tauuu.. pengenn balik kesana.. enaaaakkk bangettt ...slrruuppp

      Delete
  3. Duh kebayang deh rasa kari ayamnya yang top markotop itu... *gulp*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah yaapp betull.. saya jatuh cinta dengan masakan disini! Lazzizz

      Delete
  4. Jadinya untuk cipika cipiki, perlu ada pe-de, gitu ya? Hahaha! ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhahahaa.. sini bang aku cupika cupiki... cubit pipi kanan pipi kiri lol

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)