Sejatine Urip Iku Mung Ngampung Dolan

Monday, June 26, 2017

Tips & Trik Lulus Ujian Basis Inburgeringsexamen - Bahasa Belanda A1


Ujian Bahasa dan Kemasyarakatan Basis Examen Inburgering adalah hal yang wajib dilakukan, bagi siapa saja yang ingin menetap atau tinggal lebih dari 3 bulan di Negeri Kincir Angin Belanda.

Ujian ini adalah bagian dari proses integrasi, untuk menjadi bagian dari masyarakat Negara Belanda, meski tidak melulu harus pindah kewarganegaraan. Ada beberapa proses ujian yang harus kita lewati, jika kita ingin menetap di Belanda, dan Basis Examen Inburgering A1 adalah awal dari beberapa ujian lain yang harus dilewati.

Nah .. tulisan ini adalah pengalaman saya, bagaimana melewati masa-masa "tegang" ujian bahasa A1 untuk proses pengajuan visa MVV Belanda. Mengapa saya ikut ujian ini? Ya.. karena saya berjodoh dengan lelaki berkewarganegaraan Belanda dan akan menetap di Belanda.. cerita nikahnya baca disini ya ..

Baca juga : Suamiku Muallaf ...

Oke lanjut ya .. saya berusaha mempersingkat ceritanya, biar gak bosen :). Sebenarnya ujian A1 ini gak terlalu susah, seperti bayangan pertama saya, asal mau belajar .. tes-nya sangat mudah, terutama bagi anda yang masih awam dengan Bahasa Belanda.


Saya sendiri belajar secara otodidak, baik melalui buku paket Naar Nederland, Youtube channel, hingga beberapa link website tentang tes A1. Waktu yang saya perlukan untuk belajar termasuk lama he he he.. tapi lebih ke "malas-malasan" karena banyak hal yang juga harus saya urus, jadi baru Mei 2017 berani ambil tes di Jakarta!

Waktu itu, suami membelikan paket buku Naar Nederland, sekitar bulan April - Juni 2016, sempat beli 2x, karena yang pertama dikirim tidak sampai-sampai via Pos, hingga paketnya balik lagi ke Belanda. Yang kedua dikirim via FedEx, dan sampai dengan selamat pas puasa 2016.

Tips pertama yang saya lakukan untuk belajar Bahasa Belanda adalah, mengenal abjad dan cara membaca abjad dalam dialek Belanda. Untuk lebih memudahkan, saya belajar dari chanel youtube ini .. 



Dalam bahasa Belanda, pengucapan abjad-abjadnya tidak jauh beda dengan Bahasa Indonesia, bahkan jika anda termasuk "angkatan 80-an", pasti masih mengenal Ejaan Lama seperti penulisan Tjap Ajam Djago .. ;) dan tahu bagaimana cara bacanya kan..?!

Cirikhas pengucapan bahasa Belanda ada pada huruf G, yang dibaca menggunakan rongga tenggorokan, persis ketika kita belajar Makhrojul Khuruf dalam belajar mengaji Al Quran.., belajar pengucapan (pronunciation) dan cara baja abjad, sangat membantu anda untuk belajar Bahasa Belanda pada tahap selanjutnya!


Tips Kedua .. perbanyak belajar kosa kata dan artinya!  tips ini selalu saya gunakan setiap kali belajar bahasa baru. Jujur saya belajar efektif kurang lebih 3 bulan (belajar serius nonstop maksudnya) ha ha ha .. sisanya cuma sambil lalu, kalo lagi gak males .. Trik-nya bacalah minimal 5 - 10 kosakata baru tiap hari, beserta artinya, dan beruntungnya banyak kata-kata yang sama dengan bahasa Indonesia.

90% proses belajar saya dari buku paket Naar Nederland, yang juga dilengkapi dengan video dan audio CD tentang materi tes Basis Examen Iburgering. Saya mengerjakan seluruh chapter .. terutama di 3 bulan terakhir setelah suami saya memutuskan untuk daftar tes .. hi hi hi

Suasana Kedutaan Belanda

Yah anak indonesia banget .. sistem kebut semalam, kalo ga kepepet ga berangkat :D. Suami memutuskan untuk segera daftar tes, karena sudah kelamaan sejak saya terima buku paket, he he he memang sih saya yang lebih sering menunda untuk belajar, dengan alasan sibuk ngurusin mimamia, fashion biz saya.

Dan akhirnya .. tanggal dan waktu tes sudah ditentukan, Oh ya .. jadi saya didaftarkan tes Inburgering dari Belanda oleh suami, biaya yang dibayarkan kurang lebih 150 Euro untuk lebih jelasnya bisa di cek di website naarnederland, harga ini jauh lebih murah dibanding tahun-tahun sebelum 2015 .. konon biaya tes mencapai 350Euro.. weww!

Nah tips ketiga .. sering-sering berkomunikasi atau menulis dalam bahasa Belanda, Mama mertua saya, adalah orang yang berperan penting dalam mengasah kemampuan bahasa Belanda saya, kami sering berkomunikasi via whatsapp, dan juga ketika saya berkunjung ke Amsterdam tahun lalu, mama sering ngajak ngomong Belanda, meski campur-campur Bahasa Inggris he he he..

Okay next steps .. saya juga belajar tentang sosial kemasyarakatan Belanda, yang pertanyaan beserta jawabannya sudah tersedia kok di buku Naar Nederland. trik saya sih untuk mampu menjawab soal pertanyaan KNS, eh.. sebelumnya saya lupa jelasin, kalau ujian A1 ini terdiri dari 3 bagian, ada ujian :

1. Spreekvaardigheid ( kemampuan berbicara) 
2. Leesvaardigheid ( kemampuan membaca)
3. Kennis van de Nederlandse Samenleving / KNS (Pengetahuan Sosial Kemasyarakatan)

Ketiga bagian tersebut memiliki waktu masing-masing yang berbeda, ada yang 30 menit, ada yang 35 menit untuk masing-masing tes. Dan ada jeda di setiap masing-masing tes, barangkali anda butuh ke toilet, atau minum untuk sekedar melepas stress.

Nilai dari masing-masing tes berkisar dari 1 - 10. Angka 1 - 5 akan dianggap "failed mark" alias gagal, sedangkan angka 6 - 10 berarti anda lulus! Alhamdulillah nilai saya lumayan lah hehehe meski belajar sistem kebut semalam.. boleh di cek nih screenshot nilai ujian saya :D

Pintu Masuk Kedutaan Belanda bagian Konsuler

Nah sekarang lanjut ya, mengenai tips belajar untuk bab KNS. Yang saya lakukan adalah membaca serta melihat gambar, sekaligus mengartikan satu persatu, kata demi kata dari setiap pertanyaan yang ada dalam buku. Kurang lebih ada 100 pertanyaan, tapi dalam ujian hanya 30 pertanyaan yang keluar.

Cara belajar ini, lebih memudahkan kita untuk mengingat materi, eh tapi itu juga tergantung dari tipe belajar anda ya.. apakah anda tipe visual, audio, atau kinestetik. Saya termasuk orang visual, yang lebih cepat belajar dengan melihat daripada mendengar :)

Well tanggal 17 Mei 2017, adalah hari - H ujian Basis Inburgering A1 di Jakarta, sesuai jadwal yang saya buat 3 bulan sebelumnya. Jangan lupa ya .. bawa passport asli dan print undangan test. Waktu itu, saya tidak tahu kalau harus bawa print undangan, untungnya ..petugas kedutaan baik bin ganteng dan kepala plontos ..duhh! mirip vin diesel versi kurus xixixixi

Seingat saya namanya Roberto atau siapa gitu .. bapak ganteng ini berbahasa Indonesia kok, dia minta saya untuk mengirim bukti tes via e-mail. Nah karena sebelum masuk ruang ujian, semua tas dan handphone harus ditaruh di loker, maka lepas ujian baru saya kirimkan bukti undangannya.

Dimana Tes Basis Inburgering-nya?

Sesuai ketentuan yang berlaku, Basis Examen Inburgering A1 .. HARUS dilakukan di negara asal kita, tepatnya di Kedutaan Belanda yang berada di negara asal kita. Untuk Indonesia, hanya di Kedutaan Belanda - Jakarta saja, yang bisa memberikan tes ini.

Jam yang saya pilih, adalah jam 10 pagi. Saya pikir tes-nya akan bersamaan dengan banyak orang, eh ternyata dalam satu hari hanya ada 3 sesi, pagi jam 10, siang jam 12, dan jam 3 sore.. itupun satu orang per sesi!

Jadi saya datang kepagian.. karena takut terlambat, eh gak taunya cuma butuh waktu 15 menit dari hotel menuju Kedutaan. Oh ya..alamatnya di HR. Rasuna Said, tapi bukan lewat depan ya, untuk tes serta pengurusan MVV, kita harus menuju ke bagian Konsuler yang juga menjadi satu dengan Erasmus Huis ..  

Duh jadi inget kenangan Lomba Menulis yang diadakan Negeri Van Oranje dan Kedutaan Belanda tahun 2015, ini adalah tulisan yang saya sertakan kala itu.. Alhamdulillah dapat Juara Favorit!


Tuh kan jadi melebar ceritanya .. sorry ya :p! Nah setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya saya masuk ruang ujian, ruangannya kecil, hanya ada meja, komputer set dengan headset, dan ruang berpembatas kaca dimana si bapak ganteng itu duduk dan memberi penjelasan.
Info Kelulusan via E-mail

Anda akan dipandu bagaimana cara mengerjakan soal, berapa lama waktu, dan cara menggunakan media komputer untuk menjawab pertanyaan. Saya pikir, bab KNS yang pertama di-ujikan, ehh ternyata salah .. bab pertama justru Spreekvaardigheid alias speaking!

Aduhh ini sudah bikin mules .. konon katanya susyaah! Eh iya lagi ..ada cerita lucu semalam sebelum saya tes. Mungkin karena saking tegangnya, saya belajar teramat serius ha ha ha.. ditemani suami yang masih di kantor, kita komunikasi pakai skype, kadang juga whatsapp. 

Saya klik link dari beberapa blog yang saya baca, tentang materi latihan ujian, saya coba tuh materia untuk ujian bicara dan menulis, duhh tegangnya nambah, karena saya sempat bingung kok materinya susah ya.. dan gak sama dengan buku paket!

Di buku Naar Nederland, baru diajari menulis surat dengan format yang sangaaat sederhana, lah kok dilatihan soal ini susyahhh harus nulis surat lamaran kerja, e-mail pembatalan janji dengan dokter .. 

Saya sempat panik, dan kontak suami, tanya-tanya serta minta dikoreksi apa bener nih jawaban saya. Duhh saya pikir ini ada bab yang kelewat dari buku ini nih.. Saya belajar sampai malam, tegang gak bisa tidur, tapi karena kecapekan perjalanan dari Bondowoso - Jakarta via Jember, transit di Surabaya, akhirnya saya terlelap dengan buku dan laptop menyala.

Tidur cuma 3-4 jam, bangun perut lapar he he he.. jadwal sarapan juga masih lama. Dan disitulah saya baru sadar, ternyata yang saya pelajari itu materi ujian level A2 .. bukan A1 ..saya menertawakan kebodohan saya xixixi.. akhirnya telpon suami, ketawa bareng. Dia pesan .. 

"don't be so panic sayang .. you already learnt your best, I believe you can pass it, because I am married to smart woman .. "

Eheemm.. jadi ademm nih rasanya di semangati pagi-pagi, lapernya juga ilang kena gombalan pagi hahaha (tapi 10 menit kemudian lapar lagi..hahaha)

Well back to the test .. Alhamdulillah test berjalan lancar, cuma di bagian Speaking..ada beberapa pertanyaan yang saya agak ragu dan gak ngerti artinya! Sumpah saya penasaran dengan kata "dieren" sampe ujian selesai!

Ternyata artinya binatang, pertanyaannya "Binatang apa yang menurutmu menyenangkan" ..eh saya jawab asal hahaha .. Ik vind Amsterdam is leuk (Menurut saya Amsterdam menyenangkan) .. Suami dan mertua saya sampai ngakak pas saya cerita ini..!

Tipsnya lagi .. Kalau gak ngerti ..ya sudah jawab sebisanya, jangan dibiarkan kosong! Kerjakan dari yang paling mudah dulu, saya kadang suka ngerjakan secara acak, sebab kalau gak bisa jawab, itu bisa makan waktu... ya mirip ikutan kuis Family 100 lah.. dag dig dug deer

Kebiasaan di Sekolah dulu, saya termasuk yang paling cepat kalau mengerjakan ujian, bukan karena pinter hahaha tapi memang saya malas berlama-lama di ruang ujian. Jadi begitu selesai ngerjakan soal, jangan lupa diteliti lagi, trus selesai deh! Tunggu 2 - 8 minggu untuk tahu hasilnya

Menunggu adalah hal yang menjemukan .. bolak balik tanya suami, apa sudah ada info hasil ujian, setelah 4 minggu masih juga belum ada jawaban.. suami sempat telpon ke IND disana, dan jawabannya sama ..suruh tunggu 8 minggu maksimal

Ohh tesnya bikin stress .. nunggunya apalagi hahaha, takut kalo harus ngulang ujian, karena harus bayar lagi.. dan perjalanan Bondowoso - Jakarta juga butuh biaya kan!
Hasil Tes Saya ;)

Alhamdulillah pas Jumat 23 Juni 2017 lepas ashar, suami kasih surprise via whatsapp, screenshot hasil ujian. Belum juga sempet download fotonya, eh dia sudah langsung videocall  via Tango! 

Betapa senangnya sore itu saya melihat hasil ujian! Hardwork Pay Off! saya kegirangan sampai-sampai suami mengingatkan untuk bilang Alhamdulillah ha ha ha..  tak lupa untuk sujud syukur setelahnya

Nah selanjutnya proses pengajuan visa MVV, semoga hadiah berkah Ramadhan proses MVV semakin cepat.. doakan ya teman :)


9 comments:

  1. waa... informasinya lengkap.
    terimakasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak Farida :) terima kasih juga sudah mampir kesini

      Delete
  2. Mba boleh minta email mu tidak?mau tanya tanya nih hehe

    ReplyDelete
  3. makasih ya mbaaa udah ku email ya hehe punten di ceeeeek

    ReplyDelete
  4. Hi Ericka,
    Thanks sdh mau berbagi :)

    Boleh tanya yah Mbak? Yg bagian Spreekvaardigheid itu jawaban yg diminta rata2 1 kata atau hrs agak banyak? Misal, satu kata: Welke dieren (haha jd ingat di atas) vindt u leuk? - kalau ini 1 kata kan boleh ;). Atau soalnya Reist u vaak met de bus? Vertel ook waarom!

    Hahaha ngakak yang pas latihan A2 =)) karena saya juga ngalamin, lihat di DUO :D.

    Super bedankt,
    Mei

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mei .. :)

      hahaha jadi ketawa lagi baca artikel ini,
      iya penjelasan dari petugasnya sih kita ga perlu jawab panjang, cukup langsung jawabannya, tapi pas pertanyaan dieren itu, karena aku ga ngerti jadi aku jawab panjang ha ha ha.. kan kalo di sekolah jawaban panjang dapat nilai lumayan hi hi hi

      Untuk A1, seingatku ga ada pertanyaan yang terlalu panjang, rata2 jawabannya satu kata. Well ok terima kasih sudah mampir ya :)

      Success!

      Delete
  5. hallo,,, diujian speaking, pertanyaannya nya di tanyain via earphone atau kita dikasi lembaran kertas berisi soal?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Vello, untuk ujian semuanya digital, jadi ga perlu nulis di kertas. Kalau untuk ujian speaking ada video orang yang berbicara, kita tinggal mendengarkan pertanyaannya dan menjawab singkat :) semoga bermanfaat dan selamat ujian!

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)