Sejatine Urip Iku Mung Ngampung Dolan

Tuesday, July 11, 2017

Tes Papsmear di Museum Kanker Surabaya


Sepuluh tahun tinggal di Surabaya, tapi baru kali ini saya mengunjungi Museum Kanker yang dikelola oleh Yayasan Wisnuwardhana Surabaya. 

Lokasinya sangat berdekatan dengan Monumen Kapal Selam, tepatnya di Jalan Kayun Nomer 16 - 18 Embong Kaliasin, Genteng Surabaya. Persis di deretan gerai Telkomsel dan Hotel Sparkling Surabaya.

Awalnya, tempat ini adalah klinik yang didirikan oleh Dr. Ananto Sidohutomo, MARS, sebagai pusat rujukan maupun konsultasi tentang dunia kanker dan teman-temannya. Duhh serem ya ngomong tentang Kanker, apalagi belum lama ini, salah satu artis kita .. Mbak Julia Perez, juga meninggal karena Kanker Serviks! Semoga amal baik diterima dan diampuni dosanya.


Klinik Kanker ini berkembang menjadi Museum Kanker Surabaya pada tahun 2013. Selain melayani konsultasi dan pemeriksaan tentang kanker, di tempat ini juga menyimpan banyak koleksi mengenai seluk beluk dunia kanker, bahkan ada loh "kanker" yang diawetkan .. ihh serem ya!

Ketika itu saya hanya ingin berkunjung dan berkonsultasi tentang benjolan di payudara saya. Sudah sejak 2014 ada benjolan kecil di salah satu payudara saya, tapi tahap pemeriksaan ,baru saya lakukan pada tahap awal di Bondowoso. 

Saya memeriksakan diri ke dokter umum, kemudian dirujuk untuk di USG, nah dari USG saya meunju ke dokter bedah .. eh ternyata harus ada pemeriksaan lanjutan, yaitu tes laboratorium .. baru bisa ditentukan apakah itu tumor jinak, atau harus di lakukan operasi kecil.


Duhh saya takuttt hehehe.. karena sepupu saya yang masih duduk di bangku SMA itu juga punya masalah yang sama, bahkan empat benjolan di kedua payudaranya! Sepupu saya ini melakukan operasi di RSUD Bondowoso, sukses sih .. tapi ternyata setelah beberapa waktu, benjolannya tumbuh lagi .. hikss.

Oke kembali ke Museum Kanker Surabaya .. sebenarnya sih, saya tidak benar-benar mengunjungi museum ini .. takutt hi hi hi. Setelah daftar di bagian resepsionis, saya malah disarankan tes papsmear sekalian, karena harganya sudah termasuk dengan pemeriksaan payudara.


Kemudian saya mengiyakan saja, meski awalnya saya takut untuk melakukan papsmear, tapi perawat dan petugas disana, sangat membantu dan persuasif kepada setiap orang yang datang, khususnya yang baru pertama tes, agar lebih peduli pada kesehatannya, terutama tentang bahaya dan pencegahan dini kanker serviks.

Sambil menunggu antrian yang lumayan banyak, saya mencoba berkeliling sekitar ruangan, dan membaca beberapa poster yang terpampang disana, ternyata.. kanker itu ada macam-macam.. loh! ada kanker payudara, kanker serviks, kanker kelenjar gondok (thyroid), kanker pankreas, kanker kelenjar liur, kanker jaringan lunak .. hingga kanker paru, kanker usus dan indung telur.


Dan yang paling mematikan adalah kanker serviks (leher rahim) serta kanker payudara. Berdasarkan data yang terpampang di papan billboard nya (Oh ya.. kunjungan ini saya lakukan di Bulan Oktober 2016 ya.. ) hampir dua ratus ribu nyawa melayang akibat kanker serviks! sebuah angka yang fantastis!

Hmm yuk bunda cantik, lebih peduli lagi kesehatan kita, terutama organ kewanitaan. Sayangi diri anda, dengan mengubah pola dan gaya hidup lebih sehat. 

Di museum ini anda bisa memperoleh banyak ilmu, baik itu informasi mengenai pengenalan kanker, pencegahan dan aneka macam kanker itu sendiri, bahkan anda bisa melihat langsung beberapa jenis kanker yang telah diawetkan!


Selain itu, di museum ini juga dikenalkan beberapa herbal yang mampu mencegah kanker, seperti mengkudu, bawang putih, pala, kunir putih, akar alang-alang, daun tapak dara, adas, cengkeh dan lain-lain.. lebih jelasnya silahkan berkunjung ke museum ini ya :) gratiss kok!

Nah .. tidak terasa, tiba saatnya giliran saya masuk ruang untuk melakukan tes papsmear! Duh deg-deg ser .. karena saya sendirian. Dalam ruangan itu ada 3 tempat pemeriksaan yang disekat dengan kelambu, jangan khawatir .. privacy anda terjaga kok.. bahkan yang membuat saya lega, dokternya perempuan ..berhijab pula!


Ya sudah.. he he ..agak porno dikit yaa.. suster akan mengantar anda ke ruangan, dan meminta anda untuk menanggalkan celana dalam anda, lalu mengenakan kain penutup khusus serta berbaring santai diatas kursi pesakitan :p .. sembari menunggu dokter menyiapkan alat-alatnya.

Dokternya sangat kooperatif, beliau menunjukkan terlebih dahulu, alat dan preparat yang akan digunakan kepada pasien, memastikan bahwa alatnya baru plus higienis! sambil dokter memeriksa, kita bisa ngobrol santai untuk mengurangi rasa takut dan tegang.

Kalau liat alatnya serem ha ha ha.. apalagi yang masih belum pernah melahirkan, ada alat seperti tang stainless-steel berbentuk mulut bebek, yang digunakan untuk pemeriksaan papsmear. 


Oh ya.. ada beberapa jenis pemeriksaan papsmear, yang saya ingat .. saya pilih papsmear liquidbase ..entah apa bedanya, tapi menurut penjelasan customer service nya.. jenis ini lebih akurat dan detail

Pap smear test bertujuan untuk mengetahui adanya HPV (Human Pappiloma Virus) ataupun sel karsinoma, penyebab kanker leher rahim.  Selain itu, dengan tes ini kita juga bisa menemukan adanya infeksi atau sel-sel yang abnormal, yang dapat berubah menjadi sel kanker sehingga kita bisa segera melakukan tindakan pencegahan.( sumber : blog ivegan909)

Okay.. nggak sampai 10 menit.. proses pengambilan cairan vagina sudah selesai, setelah itu dokter akan menunggu anda di mejanya, sambil menuliskan informasi tentang pasien. Hasil tes baru bisa diambil seminggu kemudian .. yah karena saya waktu itu harus pulang ke Bondowoso setelah perjalanan dari Amsterdam, saya minta hasilnya dikirim, dengan tambahan biaya kirim.


Tes papsmear sebaiknya rutin dilakukan, minimal 12 bulan sekali, kunjungi praktek bidan, dokter kandungan atau klinik terdekat yang melayani pemeriksaan papsmear, kenali dan pelajari lebih banyak tentang apa itu kanker serviks, bagaimana pencegahannya, dan apa penyebabnya.. 

Kapan saat yang tepat untuk tes pap smear ? menurut beberapa sumber seperti pada artikel seputar tes pap smear dari situs ayahbunda ini, sebaiknya melakukan tes  setelah 5 hari, haid berakhir, atau 10-20 hari setelah haid pertama, hal ini dilakukan agar pemeriksaan lebih akurat dan rahim bersih dari sisa-sisa darah haid.

Jangan Lakukan ini sebelum tes :
  1. Pada saat dua hari sebelum melakukan Pap smear, sebaiknya menghindari: membersihkan vagina dengan krim atau sabun jenis apa pun, penyemprotan obat  atau larutan tertentu ke arah liang vagina, menggunakan tampon atau obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina, misalnya jeli untuk KB.
  2. Menghindari hubungan intim suami istri.
  3. Sebaiknya tidak mandi berendam dalam bath tub ketika menjelang dilakukan Pap smear, hal ini menghindari ada sisa-sisa sabun yang tertinggal atau masuk ke vagina selama berendam.
  4. Pap smear tidak dianjurkan pada wanita yang sedang hamil
Berikut adalah link situs besutan yayasan kanker wisnuwardhana, yang khusus memberikan banyak informasi dan langkah-langkah pencegahan dini terhadap kanker, khususnya kanker serviks dan payudara .. silahkan kunjungi situs bidadariku ini ya.. Lalu anda bisa mencoba kuis kanker ini, untuk mengetahui skor parameter kanker serviks anda!

Selamat mencoba, dan mari waspada kanker sejak dini! share info ini kepada orang-orang tersayang anda ya :-*


10 comments:

  1. memang perlu ay , aku belum kontrol lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Tira :) terima kasih waktu itu sudah berbagi tentang Kanker ya :)

      Delete
  2. beberapa tahun yang lalu saya sudah pernah ikut tes papsmear ini waktu MCU di kantor dan sampai sekarang setelah 3 tahun belum tes lagi..soalnya deg deg an sama si tang mulut bebek..huhuhu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya mbak, aku selain takut sama si bebek itu .. juga takut kalo pas buka hasilnya hahahah suka deg-deg'an

      Delete
  3. aku belum pernah mba jd kepengen periksa juga makasi infonya mba 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuuk mbak :) saya juga udah waktunya tes lagi nih ..sama2 mbak Herva

      Delete
  4. thanks udah mau berbagi mbak, sangat memberikan manfaat bagi saya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama :) terima kasih juga sudah mampir ya

      Delete
  5. Terima kasih untuk infonya Mba, jadi deg2an juga mau ikut tes papsmear ini. Tp mau gak mau ya harus sih ya Mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak Septia :) iya awalnya deg-degan,tapi sebaiknya dilakukan mbak untuk pencegahan dan hidup lebih sehat

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung, sampaikan salam anda disini ya :)